Minggu, 28 Agustus 2016

DISTRIBUTOR PASIR MERAPI DAN PROGO ,BATU, SPLIT, SIRTU YOGYAKARTA, SLEMAN, SOLO, KLATEN.

 UD.MATERIAL ALAM
(087739890990)
Jual Material alam pasir, batu kali, split untuk wilayah Yogyakarta, Klaten, Solo dan sekitarnya.
Harga yang kami tawarkan tentunya bersaing dan kualitas yang baik, untuk pasir bisa pesan pasir dari kali progo ataupun dari merapi tergantung selera anda.
Kami hanya melayani pesanan muatan truk, bisa pesan per rit ataupun kubikasi, untuk fast respon pesanan bisa call atau sms kami di  
087739890990
motto kami : Murah, cepat, dan berkualitas

Minggu, 07 Agustus 2016

Sebuah Truk Penambang Pasir Terjebak di Tengah Sungai Progo

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebuah truk penambang pasir, di Sambing Tiga , Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul, terjebak di tengah sungai akibat luapan sungai progo.
Kejadian ini berawal ketika sejumlah truk dari arah barat sungai (Kulonprogo), hendak melintas ke arah timur (Srandakan, Bantul).
Namun tiba-tiba debit sungai progo naik, sehingga salah seorang truk tak bisa melintas, dan terjebak di tengah-tengah sungai.
"Tadi kejadiannya jam 07.00 pagi, awalnya muncul tiga truk dari arah barat mau ke timur. Pas mau menyebrang dari barat, itu airnya belum naik. Tapi waktu udah di tengah-tengah sungai, tiba-tiba airnya naik," cerita Suharmadi, salah seorang penambang pasir di di wilayah tersebut, Senin (18/7/2016).

Minggu, 03 Juli 2016

KPK Diminta Selidiki Sumber Pasir untuk Pembangunan Pulau Reklamasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi dianggap tidak cukup apabila hanya menyidik proyek reklamasi Teluk Jakarta sebatas pada suap pembahasan Raperda reklamasi. 

  Alat berat digunakan untuk menyelesaikan proyek Pulau G Reklamasi Teluk Jakarta di Muara Angke, Jakarta, Selasa (5/4). Izin reklamasi Pulau G yang sudah keluar kini tengah menjadi subjek gugatan di PTUN Jakarta. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Menurut pengacara publik dari LBH Jakarta Tigor Hutapea, KPK juga perlu melihat darimana asal usul pasir yang digunakan untuk membangun pulau reklamasi berasal.
"Karena daerah asal pasir yang digunakan itu juga terjadi konflik sosial," kata Tigor saat diskusi bertajuk "Masih Perlu reklamasi ?" di Jakarta, Sabtu (16/4/2016).
Ia mengatakan, LBH Jakarta pada 2011 lalu telah mendapat laporan dari masyarakat Pesisir Lontar, Kabupaten Serang, Banten, atas persoalan penambangan pasir laut di kawasan tersebut. Advertisment

"Masyarakat mengadu bahwa pasir laut mereka disedot beribu-ribu ton. Kemana pasir ini? Dari hasil investigasi temen-temen, ternyata pasir itu untuk pembangunan Pulau C dan D," ujarnya.
Tigor menambahkan, Gubernur Banten Rano Karno seharusnya dapat membawa persoalan ini ke ranah hukum. Sebab, kasus penambangan pasir laut itu telah memberikan dampak sosial yang buruk bagi masyarakat.

 

Rabu, 22 Juni 2016

Coker Pasir Tewas Tertimbun Tebing Longsor Kali Apu

PENAMBANGAN PASIR BOYOLALI 
Coker Pasir Tewas Tertimbun Tebing Longsor Kali Apu

Solopos.com, BOYOLALI--Penambangan liar di Kali Apu, Desa Klakah, Kecamatan Selo, membawa korban. Seorang kuli coker pasir, Ami, 25, warga Dukuh Klakah Duwur, RT 008/RW 003, Desa Klakah, Kecamatan Selo, tewas setelah tertimbun tebing yang longsor Selasa (29/9/2015) sekitar pukul 04.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, peristiwa terjadi saat korban tidur pulas di bawah tebing area penambangan pasir dan batu. Selama ini, tebing tersebut dikeruk dan ditambang menggunakan ekskavator. Tebing itu masuk wilayah Klakah Duwur RT 009/RW 003, Desa Klakah.
Nahas, saat korban tertidur pulas itulah tiba-tiba tebing kira-kira tinggi 60 meter runtuh dan mengenai dua orang yang berada di bawahnya. Satu orang yang tidak diketahui identitasnya selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Reruntuhan tebing juga menimbun sebagian badan truk pengangkut pasir.
“Saat kejadian Ami sedang tidur di bawah tebing. Tiba-tiba terdengar suara reruntuhan dan ternyata tebing itu longsor dan menimbun Ami,” kata coker pasir lainnya, Samak, 50, saat ditemui wartawan, di sela-sela identifikasi korban oleh tim kepolisian, kemarin.
Mengetahui kejadian tersebut, Samak langsung memberitahukan kejadian itu kepada coker dan penambang lainnya. Menjelang matahari terbit, tubuh korban berhasil dievakuasi dan diangkat dari timbunan pasir.
Sebelum dimakamkan, tim kepolisian dari Polres Boyolali mengidentifikasi korban. Identifikasi langsung dilakukan di lingkungan makam desa setempat. Setelah identifikasi, tubuh korban disucikan dan langsung dimakamkan. Korban mengalami luka cukup parah pada punggung, kepala, dan kaki.
Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Andie Prasetyo, turun langsung menangani kejadian tersebut. Polres Boyolali akan mendalami insiden yang menewaskan satu orang penambang pasir.
Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM Boyolali, Sarju Ratmoko, menjelaskan penambangan pasir dan batu di Kali Apu adalah ilegal.
“Kejadian di Kali Apu tidak termasuk kecelakaan tambang melainkan kecelakaan biasa,” kata Sarju.
Sarju mengakui hingga saat ini penambangan liar dengan menggunakan alat berat masih terjadi di Kali Apu. Bahkan kemarin saat kejadian tewasnya seorang coker, setidaknya ada delapan ekskavator beroperasi di kawasan Kali Apu.

sumber  : solopos.com

Sabtu, 14 Mei 2016

LEVERANSIR PASIR, BATU PONDASI, SPLIT, URUG, SIRTU JOGJA

UD.MATERIAL ALAM
(087739890990)
Jual Material alam pasir, batu kali, split untuk wilayah Yogyakarta, Klaten, Solo dan sekitarnya.
Harga yang kami tawarkan tentunya bersaing dan kualitas yang baik, untuk pasir bisa pesan pasir dari kali progo ataupun darimerapi tergantung selera anda.
Kami hanya melayani pesanan muatan truk, bisa pesan per rit ataupun kubikasi, untuk fast respon pesanan bisa call atau sms kami di  
087739890990
motto kami : Murah, cepat, Profesional, dan bukan makelar

Kamis, 14 April 2016

TIPS MENGETAHUI KUALITAS PASIR YANG BAIK DAN BAGUS

TIPS MENGETAHUI KUALITAS PASIR YANG BAIK DAN BAGUS

Pengetahuan tentang pasir sangat kita perlukan sebelum memutuskan untuk membeli dan memakainya untuk membangun rumah maupun perumahan, pengetahuan ini sangat diperlukan karena jika sedikit saja kita salah memilih kualitas pasir, akan berakibat fatal pada hasil pembangunan rumah yang kita inginkan. Nah mari kita simak penjelasan berikut tentang bagaimana caranya mengetahui kualitas pasir yang baik dan benar:
sebenarnya ada sedikit cara atau trik mudah untuk mengetahui kualitas pasir yang baik maupun buruk yaitu dengan cara menggenggam sekeras-kerasnya dan kemudian dilepaskan, jika pasir yang jatuh tadu hasilnya menggumpal maka kualitas pasir sangatlah buruk karena banyak mengandung lumpur atau bisa juga bercampur tanah, yang kedua jika pasir yang digenggam tadi pecah atau bertebaran berarti kualitas pasir bisa dipastikan bagus.

Bagaimana mudah kan.....semoga bisa membantu.....


Sekarang ada sedikit tips / cara untuk mencegah anda membeli pasir dengan kualitas yang buruk, caranya cukup mudah yaitu bila hendak membeli pasir gunung dengan truk buatlah perjanjian dengan penjualnya,. misalnya:
  1. Pasir dalam harus keadaan basah saat tiba di lokasi pembangunan.
  2. Bila pasir dalam keadaan kering ada baiknya anda mengukur (P x L x T) volume pasir yang ada di bak truk.
  3. Lakukan pengecekan kadar lumpur secara sederhana dengan teknik mudah seperti yang sudah saya jelaskan di atas (dengan cara digenggam)
Bukankah kita harus berhati-hati dalam memilih kualitas pasir, karena nantinya akan bisa berakibat fatal pada beberapa aspek seperti berikut:
  1. Penggunaan semen nantinya akan semakin boros.
  2. Plesteran dengan dinding bata akan cepat terkelupas. (lemahnya ikatan antara plesteran dengan dinding bata).
  3. Air tanah bisa dengan mudahnya naik, hingga menyebabkan dinding menjadi lembab dan rapuh.
  4. Plesteran akan mudah menggelembung dan mudah jatuh, karena terlalu besarnya pori pori plesteran. 
  5. Kekuatan dinding berkurang dan tidak akan bisa bertahan lama.
  6. Jika kerusakan tersebut benar terjadi maka tanpa anda sadari, anda harus mengeluarkan biaya lagi lebih mahal lagi untuk menanggulangi hal tersebut.
Begitulah gunanya kita berbagi ilmu sebelum kita memutuskan untuk membeli pasir bangunan baik dari pasir gunung maupun dari pasir kali. Harga pasir sekarang juga sudah mulai mahal jadi harus berpikir ulang kembali.

Search:
cara memilih pasir yang baik dan bagus,ciri-ciri / tanda tanda pasir yang baik dan bagus, pasir yang bagus dan baik, tanda pasir yang bagus dan baik, ciri pasir yang baik dan bagus, cara memilih pasir yang bagus dan baik , pasir yang bagus, tandanya pasir yang bagus, pasir yang bagus, pasir yang bagus, baik dan sesuai, tips memilih pasir yang berkualitas, cara memilih pasir yang berkualitas.


sumber   :ilmusipil.com

Minggu, 27 Maret 2016

PENAMBANGAN PASIR BANTUL Penambang Ingin Jual Pasir Langsung, Sopir Truk Ingin Beli di Depo

PENAMBANGAN PASIR BANTUL 
Penambang Ingin Jual Pasir Langsung, Sopir Truk Ingin Beli di Depo

Aktivitas penambang pasir di Sungai Progo, tepatnya di kawasan Lendah, Kulonprogo. Foto diambil dari Desa Trimurti, Srandakan, Bantul, Selasa (11/8/2015) siang. (Harian Jogja-Arief Junianto)
Yogyakarta, 26 Maret 2016
Harianjogja.com, BANTUL-Kali kedua mediasi antara pihak penambang dan para sopir truk pengangkut pasir asal DIY yang tergabung dalam Paguyuban Kawulo Mataram (PMK) berakhir buntu.
Kendati sudah saling menyepakati patokan tarif khusus untuk para pengemudi truk pasir asal DIY, masih ada poin paling penting yang hingga kini belum bisa mereka sepakati bersama.
Poin tersebut adalah permintaan PMK agar truk pengangkut pasir yang berasal dari luar DIY untuk tidak mengambil pasir langsung dari sungai. Mereka menghendaki agar truk-truk tersebut mengambil pasir di depo pasir.
Dalam mediasi yang digelar di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul, , poin tersebut masih menjadi perdebatan sengit antara kedua belah pihak.
Berseberangan dengan para sopir truk, para penambang justru tetap berkeras agar truk pengangkut pasir dari luar DIY tetap diperbolehkan mengambil pasir langsung dari sungai.
“Baiklah, kami hargai permintaan para sopir. Kami usulkan perbandingan truk asal DIY dan luar DIY yang mengambil pasir di sungai adalah 1:1,” kata Ketua Kelompok Penambang Progo (KPP), Gandung saat ditemui usai mediasi.
Ia menegaskan, pelarangan truk asal luar DIY mengambil pasir langsung dari sungai, tak hanya akan menghambat rantai distribusi pasir di sekitar DIY, tapi juga akan merugikan kalangan penambang.
Terlebih, disepakatinya tarif khusus pasir untuk para sopir truk pasir asal DIY yang jauh lebih murah, jelas akan mengurangi pendapatan para penambang.
Diakuinya, biaya operasional yang harus dikeluarkan kelompok penambang untuk mengisi satu bak truk bisa mencapai Rp250.000-300.000.
“Jadi, kalau truk luar DIY dilarang ambil pasir dari kami [penambang], lalu bagaimana dengan penghasilan kami. Itulah, kami sarankan satu banding satu saja,” keluh Gandung.
Sebagai catatan, harga pasir dari penambang memang jauh lebih murah jika harus membeli di depo. Jika harga standar pasir dari penambang berkisar Rp650.000-700.000 per truk, harga pasir di depo rata-rata bisa mencapai Rp150.000 per meter kubik untuk kualitas pasir terbaik. Padahal, kapasitas satu truk, bisa mencapai 6-8 meter kubik.